Bisnis

Polisi: Tidak Terjadi Panic Buying di Sibolga

Sibolga | Pasca dua orang dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Petugas kepolisian Polres Sibolga langsung melakukan monitor ke sejumlah pusat perbelanjaan modern di kota itu.

Kegiatan monitoring ini sekaligus mengantisipasi terjadinya aksi panic buying atau pembelian produk secara berlebihan (pemborongan), terutama terhadap produk kesehatan dan kebutuhan pokok sehari-hari.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin menjelaskan, kegiatan monitoring dipimpin Kanit IV KAM Sat Intelkam, Aiptu D Victor Pasaribu bersama Bripda Ivan Sitanggang, berlangsung sejak, Selasa (3/3/2020) kemarin.

BACA JUGA:  Ribut dengan Bini, Ehh... Suaminya Malah Gantung Diri

Dalam kegiatan ini, Unit IV KAM Sat Intelkam Polres Sibolga diperintahkan untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pengelola pusat perbelanjaan yang ada di Kota Sibolga.

Hasil monitoring, sampai saat ini, tidak terjadi panic buying dan masyarakat Sibolga tetap tenang. Tidak ada warga yang membeli bahan kebutuhan pokok sehari-hari dalam skala besar.

“Hanya saja, salah satu produk kesehatan yakni masker, stoknya telah habis. Sejumlah Apotek melaporkan, stok masker telah habis, karena sales dari Kota Medan belum datang,” terang Sormin.

editor: wan

Tags
Back to top button
Close