AgincourtBisnisZone Featured

E-Coaching Jam di UGM, Agincourt Paparkan Kegiatan Pertambangan

Tapanuli Today | PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, menggelar E-Coaching Jam (ECJ) Martabe Gold Mine, bagi mahasiswa di Yogyakarta, Jumat (6/9/2019).

Kegiatannya berlangsung di ruang Mataram City Conventional Centre Hotel Alana, Yogyakarta. Diikuti hampir 400 mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta.

ECJ Martabe Gold Mine menjadi bagian dari rangkaian GEOWEEK 2019, yakni acara geologi terbesar dalam bidang energi, tambang dan lingkungan di Indonesia, yang digagas Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Acara ini berlangsung selama, 1-9 September 2019.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengatakan ECJ Martabe Gold Mine merupakan wadah komunikasi, baik secara online maupun temu muka, antara mahasiswa dengan praktisi pertambangan dari Tambang Emas Martabe.

“Mahasiswa dari berbagai jurusan yang terkait dengan pertambangan, bisa mendapatkan bimbingan, ataupun pemahaman tentang industri pertambangan, melalui sharing pengalaman langsung dari para praktisi pertambangan Tambang Emas Martabe,” ujar Katarina.

BACA JUGA:  Sambut Pemilik Saham Baru, Tambang Emas Martabe Gelar Upacara Adat

Rekan-rekan mahasiswa juga mendapatkan pengetahuan tentang penerapan sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di dunia pertambangan.

Agus Nur Kasnanto, Mineral Resources, Exploration Manager PT Agincourt Resources, menyampaikan materi.(foto: istimewa)

Dia menambahkan, sejak 2014, tercatat 2.113 mahasiswa di seluruh Indonesia dengan total 22 pemateri yang mengikuti ECJ Martabe Gold Mine.

“Kami berharap, kegiatan berkelanjutan ini dapat melengkapi, bahkan meningkatkan mutu akademis para mahasiswa, agar lebih siap untuk berkecimpung dan berkarya di industri pertambangan,” imbuhnya.

Adinda Ardiana, mahasiswi Teknik Geologi UGM Angkatan 2015, mengakui lewat acara ini dia bisa mengetahui lebih dalam tentang dunia kerja, dan juga K3 di pertambangan.

“Dulu saya hanya mengetahui, pertambangan berorientasi kepada hasil produksi, tapi ternyata aspek K3 juga salah satu yang paling penting,” kata Adinda.

“Ternyata, bisnis pertambangan itu tidak hanya soal teknis, tapi juga banyak departemen pendukung lainnya,” Adinda menambahkan.

editor: wan

Tags
Back to top button
Close