Kopi Ikhlas Para Barista Sibolga-Tapteng untuk Korban Kebakaran

Kopi Ikhlas Para Barista Sibolga-Tapteng untuk Korban Kebakaran
Para Barista di Kopi Ikhlas. (dody)

Sibolga | Merasa prihatin terhadap korban kebakaran di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pasar Belakang, Kota Sibolga, para pengusaha dan barista di Sibolga-Tapteng berhimpun menggalang dana.

Mereka membuat tongkrongan ngopi dadakan bernama “Kopi Ikhlas” di Taman Tanggosaratus. Siapapun boleh ngopi di sana, kemudian membayar dengan uang seikhlasnya.

Barista Okto Mangasa Matondang mengatakan, Kopi Ikhlas ini mengambil motto “Nikmati Kopimu, Bayar Seikhlasmu”. Kegiatannya dilakukan satu hari mulai siang hingga malam.

“Awalnya ada tragedi kebakaran di Pasar Belakang Kota Sibolga. Jadi timbul niat kawan-kawan pengusaha kopi dan barista Sibolga-Tapteng untuk mengumpulkan donasi untuk korban kebakaran,” ungkap Okto, Barista Matahari Cofee and Resto itu, Jumat (7/5/2021).

Okto menjelaskan, 20 pengusaha dan barista Sibolga-Tapteng ikut berpartisipasi dalam Kopi Ikhlas tersebut.

Di antaranya, Matahari Coffee and Resto, Brother coffee.co, Kopi Sahuta, Depan Teras, Mention Coffee, Sorai, Tongkrongan Coffee, Rumah Kopi Kabayan, Apoek Kopi, Midnight Man, Kopi Mamak.

RM Teluk Tapian Nauli, Gertako, Hillong Cafe and Restaurant, WBC Coffee, BonaBulu, CV Angel, Next Coffee, PLN sejawat coffe dan lainnya.

“Jadi, setiap pengunjung kita beri kopi dan dia boleh membayar seikhlasnya tanpa ada paksaan. Hasilnya nanti akan didonasikan dalam bentuk uang,” kata Okto.

Dia menambahkan, sebelumnya para pengusaha kopi juga sudah mendonasikan uang untuk menyukseskan kegiatan mereka tersebut.

“Semuanya akan kita salurkan kepada korban kebakaran dan tidak ada hasil dari donasi ini yang kita tutup-tutupi,” jelas Okto.

Kegiatan yang mereka gelar itu juga bertujuan agar masyarakat mengerti bahwa pengusaha kopi dan barista itu bukan hanya mencari untung saja, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Okto menambahkan, selama membuka tongkrongan Kopi Ikhlas, pihaknya juga tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semua barista dan pengunjung wajib memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun.

Kopi Ikhlas ini ternyata direspon positif oleh masyarakat terlebih kaum milenial yang ingin menyeruput kopi sembari mendonasikan uangnya untuk korban kebakaran.

“Kapan lagi kita bisa nongkrong menikmati kopi bersama komunitas pecinta Kopi Sibolga-Tapteng, lalu membayar seikhlasnya. Jadi kita dapat menikmati kopinya dan dapat pahala juga,” kata Rizki, seorang pengunjung.

Editor: Juniwan