Nauli Game “Kebal” Tetap Beroperasi di Tengah Pandemi

Nauli Game “Kebal” Tetap Beroperasi di Tengah Pandemi
Ini penampakan salah satu mesin tembak burung di Nauli Game. (juniwan)

Sibolga | Di kawasan Sibolga Square di Jalan Ahmad Yani Kota Sibolga, ada sebuah ruko bernama Nauli Game. Di dalam ruko ini terdapat beberapa wahana permainan mesin ketangkasan tembak burung (mirip mesin tembak ikan).

Katanya, mesin ketangkasan itu untuk permainan anak-anak. Tetapi, tidak ada seorang pun anak-anak yang bermain ke tempat ini, dan pengunjungnya adalah para orang dewasa.

Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk pernah menutup Nauli Game setelah menemukan mesin judi jekpot, saat menggerebek tempat itu pada Maret 2019.

Ternyata, beberapa bulan kemudian, Nauli Game beroperasi lagi. Pada bagian pintu depan ruko itu pun dipasangi stiker bertulis “DILARANG KERAS BERJUDI”.

Pada saat Covid-19 melanda, Nauli Game juga sempat tutup selama beberapa waktu. Tetapi entah kenapa, Nauli Game yang “kebal” itu kembali beroperasi hingga sekarang.

Pantauan di lokasi, Kamis (21/1/2021), tampilan depan ruko Nauli Game terpampang baliho bertulis “Masuk Wajib Pakai Masker”.

Sementara di dalam ruko, puluhan orang terlihat asyik bermain di sejumlah mesin ketangkasan tembak burung. Mereka sepertinya tidak menghiraukan protokol kesehatan.

Meski ada beberapa orang yang tetap memakai masker, namun ada juga yang tidak memakai masker dengan benar atau menurunkan masker ke dagunya.

Terpantau juga, ada transaksi uang tunai antara pekerja Nauli Game dengan pemain di meja mesin tembak burung itu.

Seorang perempuan yang menyandang tas dengan santai duduk di antara pemain di meja mesin ketangkasan tembak burung.

Perempuan itu kemudian memberikan beberapa lembar uang seratus ribuan kepada pemain yang diduga menang jackpot di mesin tembak burung itu.

Tak berapa lama, beberapa orang pria mendatangi wartawan yang mengambil video dugaan praktik perjudian itu.

Pria yang mengaku sebagai pekerja di Nauli Game itu meminta wartawan untuk menghentikan rekaman videonya.

Mereka pun berupaya melakukan negosiasi kepada wartawan. Salah seorang pekerja kemudian menghubungi penanggung jawab Nauli Game yang disebut-sebut bermarga Siregar.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi yang dimintai tanggapannya terkait dugaan praktik perjudian dan pelanggaran protokol kesehatan di Nauli Game itu mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Terima kasih infonya. Akan kami tindaklanjuti,” tulis Kapolres ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

editor: juniwan