Tapanuli

Bikin Semrawut, Truk Bongkar Muat di Permukiman Warga Kota Baringin

Sibolga | Warga Kelurahan Kota Baringin, Kecamatan Sibolga Kota, dibikin resah dengan aktivitas bongkar muat truk ekspedisi di kawasan permukiman warga. Badan jalan jadi sempit, macet dan semrawut.

“Ketika pekerja membuka terpal penutup truk, abunya beterbangan. Bahkan abunya masuk ke dalam rumah,” ucap seorang warga yang tidak ingin namanya disebutkan kepada wartawan, Selasa (23/6/2020).

Warga berharap, pemerintah daerah memberi tindakan tegas terhadap aktivitas bongkar muat truk ekspedisi tersebut.

“Kita minta pemerintah mencari solusinya. Supaya aktivitas bongkar muat truk ekspedisi di Kota Baringin ini tidak mengganggu kenyamanan dan ketenteraman warga,” timpalnya.

Lurah Kota Baringin, Elprider Purba, tidak menampik fenomena tersebut di wilayah tugasnya.

“Saya selaku Lurah, bersama Babinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib, sudah berulang kali mengimbau pelaku usaha agar menertibkan truknya saat bongkar muat,” ungkap Elprider, Selasa malam.

Dia menjelaskan, pada tahun 2018 lalu, pihaknya sudah mengundang para pelaku usaha untuk musyawarah, bagaimana aktivitas truk tidak mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat, dan juga pengguna jalan.

“Waktu itu kita juga mengundang Dishub, Satpol PP dan juga 20 pemilik usaha, untuk mengambil kesimpulan apa yang terbaik untuk pelaku usaha. Sudah disepakati menggunakan sistem bongkar muat satu jalur,” katanya.

Namun, kenyataan di lapangan, banyak masyarakat yang mengeluh dan secara kasat mata juga terlihat bahwa mereka (pelaku usaha) telah menyalahi kesepakatan.

“Kalau mereka parkir, hendaknya jangan memakai seluruh badan jalan. Kita selalu arahkan, hanya sebagian saja dan tetap gunakan sistem satu jalur kalau mau bongkar muat,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, beberapa pelaku usaha beralasan dan mengaku kalau sopirnya yang bandal dan sesuka hati melakukan kegiatan bongkar muat di badan jalan.

“Terus terang, kami selaku aparat kelurahan tidak pernah bosan menyampaikan imbauan kepada pelaku usaha. Kita akan mencoba cari solusi, mungkin selesai masa pandemi nanti lah,” ucap Elprider.

Dia mengakui, aktivitas bongkar muat di badan jalan saat ini semakin merajalela, jangankan mobil, motor pun susah lewat.

penulis: haris
editor: juniwan

Tags
Back to top button
Close